Kalau sedang mencari restoran seafood di Bandar Lampung dengan konsep yang sedikit berbeda, Live Fish Seafood Chef’s Kitchen lampung layak masuk daftar. Restoran ini mengusung konsep live seafood, sehingga pilihan hasil laut menjadi daya tarik utamanya.
Berbeda dari restoran yang hanya menawarkan seafood beku atau menu seafood standar, tempat ini dikenal dengan pilihan ikan, udang, kepiting, lobster, kerang dan hasil laut lainnya yang dapat diolah dengan berbagai metode. Beberapa pengunjung juga menyebut cita rasa masakannya memiliki sentuhan Chinese atau Hong Kong. (Wanderlog)
Lokasinya berada di kawasan Kupang Raya, Teluk Betung Utara. Dengan rating sekitar 4,6 dari hampir 700 ulasan, restoran ini cukup populer di kalangan pencinta seafood Bandar Lampung.
Alamat, Kontak dan Jam Buka
Live Fish Seafood Chef’s Kitchen saat ini tercatat berada di Jalan KH. Ahmad Dahlan No.97, Kupang Raya, Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Nama | Live Fish Seafood Chef’s Kitchen |
| Alamat | Jl. KH. Ahmad Dahlan No.97, Kupang Raya, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung |
| Jam buka | 10.00–22.00 WIB |
| Kamis | Sampai sekitar 23.00 WIB |
| Rating | Sekitar 4,6/5 |
| Jumlah ulasan | Hampir 700 ulasan |
| Konsep | Live seafood & Chinese-style seafood |
| Kisaran | Menengah hingga premium |
Jam operasional yang tercatat saat ini adalah 10.00–22.00 setiap hari, dengan Kamis sampai sekitar pukul 23.00.
Suasana Live Fish Seafood
Konsep restoran seafood seperti ini memang lebih cocok untuk makan santai bersama keluarga atau teman. Pengunjung biasanya datang bukan hanya untuk satu menu, tetapi memilih beberapa lauk untuk disantap bersama.
Restoran Seafood dengan Area Nyaman



Beberapa ulasan pengunjung menggambarkan tempatnya cukup luas, memiliki area ber-AC, Wi-Fi dan ruang VIP. Ada pula pengunjung yang menyebut tersedia ruang VIP dengan minimum order sekitar Rp800 ribu. (Wanderlog)
Karakter seperti ini membuat restoran cukup fleksibel untuk berbagai kebutuhan. Makan bersama keluarga bisa dilakukan di area reguler, sedangkan pertemuan kelompok dapat menggunakan ruangan yang lebih privat.
Namun, beberapa ulasan juga menyebut waktu pelayanan bisa cukup lama ketika restoran sedang ramai. Karena itu, tempat ini lebih cocok untuk makan santai daripada ketika sedang terburu-buru mengejar jadwal. (Wanderlog)
Pilihan Seafood Segar
Daya tarik utama restoran tentu berasal dari bahan seafood-nya. Konsep live seafood memungkinkan pengunjung mendapatkan hasil laut yang masih segar sebelum diolah.
Ikan, Udang, Kepiting dan Lobster





Pilihan hasil laut yang tersedia mencakup ikan, udang, kepiting, lobster, kerang dan tiram. Pengunjung dapat memilih jenis seafood kemudian menentukan cara memasaknya sesuai menu yang tersedia. (Wanderlog)
Konsep seperti ini menarik karena satu bahan dapat menghasilkan pengalaman makan yang berbeda. Ikan bisa dikukus atau dimasak dengan saus tertentu, sementara kepiting bisa dipadukan dengan saus Singapore, saus Padang atau bumbu lainnya.
Beberapa pengunjung juga menyebut seafood di restoran ini terasa segar dan tidak membutuhkan terlalu banyak tambahan bumbu karena kualitas bahan menjadi salah satu kekuatannya. (Wanderlog)
Kalau datang bersama keluarga, memilih dua atau tiga jenis seafood kemudian memasaknya dengan metode berbeda bisa menjadi cara yang lebih menarik dibanding memesan satu menu saja.
Kepiting dan Seafood ala Chinese
Salah satu karakter yang cukup menarik dari Chef’s Kitchen adalah adanya hidangan dengan sentuhan Chinese atau Hong Kong. Ini membuat menunya sedikit berbeda dari restoran seafood yang lebih mengandalkan bumbu Indonesia.
Kepiting Saus Singapore dan Ikan Tim






Beberapa pengunjung secara khusus merekomendasikan kepiting ala Singapore dan ikan tim. Ada pula yang menyebut chef di restoran ini memiliki latar belakang Hong Kong sehingga terdapat sentuhan fusion dalam masakannya. (Wanderlog)
Kepiting ala Singapore menjadi salah satu menu yang menarik untuk dicoba jika ingin sesuatu yang berbeda dari kepiting saus Padang. Karakter sausnya lebih dekat dengan gaya seafood Asia yang kaya rasa.
Sementara ikan tim merupakan pilihan yang lebih ringan. Metode kukus membantu mempertahankan karakter daging ikan sekaligus memberikan ruang bagi bumbu untuk masuk tanpa menghilangkan rasa asli seafood.
Kombinasi kepiting dan ikan tim bisa menjadi pilihan menarik untuk satu meja karena memberikan dua karakter rasa yang berbeda.
Kerang, Cumi dan Hidangan Laut
Selain ikan dan kepiting, pilihan seafood kecil seperti kerang dan cumi juga cukup banyak diminati. Menu seperti ini biasanya lebih mudah dibagi untuk beberapa orang.
Baca Juga: Sewa Bus Palembang Paket Wisata
Kerang Kepa, Cumi dan Kerang Lainnya







Salah satu menu yang mendapat perhatian dari pengunjung adalah kerang kepa dengan bihun. Kombinasi kerang dan bihun memberikan tekstur berbeda sekaligus membuat hidangan terasa lebih mengenyangkan. (Wanderlog)
Cumi juga tersedia dengan beberapa pilihan pengolahan. Dalam sejumlah ulasan, seafood seperti cumi dan kerang disebut memiliki rasa yang cukup baik, meskipun pengalaman pelayanan dapat berbeda ketika restoran sedang ramai. (Wanderlog)
Untuk makan bersama, kerang dan cumi bisa dijadikan menu tambahan setelah memilih satu seafood utama seperti ikan atau kepiting.
Pilihan seperti ini juga memungkinkan pengunjung mengontrol budget karena tidak harus langsung memesan seafood berharga tinggi.
Dim Sum dan Menu Pendamping
Menariknya, Chef’s Kitchen tidak hanya menawarkan seafood. Ada pula sejumlah menu Chinese yang bisa dipesan sebagai makanan pembuka atau pendamping.
Siomai, Pangsit, Spring Roll dan Mantau








Salah satu pengalaman pengunjung mencatat beberapa menu seperti pangsit goreng udang Rp22.000, spring roll Rp22.000, siomai Rp23.000, tahu lada garam Rp35.000 dan mantau goreng Rp18.000. Ada pula bubur ayam pitan sekitar Rp22.000. (Wanderlog)
Menu seperti ini cukup berguna jika datang bersama rombongan dengan selera yang beragam. Tidak semua orang harus langsung memilih seafood mahal.
Dim sum juga bisa dijadikan makanan pembuka sambil menunggu hidangan utama. Pangsit dan spring roll memberikan tekstur renyah, sedangkan siomai lebih lembut.
Sementara mantau goreng bisa menjadi pendamping untuk beberapa jenis saus seafood yang memiliki rasa kuat.
Harga dan Cara Menyusun Menu
Harga seafood di restoran seperti Chef’s Kitchen tentu sangat bergantung pada jenis, berat dan kondisi bahan. Karena itu, harga seafood hidup tidak selalu dapat dipatok seperti menu makanan biasa.
Namun beberapa menu non-seafood memberikan gambaran bahwa terdapat pilihan yang relatif terjangkau, seperti dim sum mulai sekitar Rp18 ribuan hingga Rp35 ribuan berdasarkan ulasan pengunjung. (Wanderlog)
Kalau ingin makan bersama, strategi pemilihan menu bisa dibuat seperti berikut:
- Pilih satu seafood utama, misalnya ikan atau kepiting.
- Tambahkan satu seafood pendamping, seperti kerang atau cumi.
- Pesan sayuran agar makanan lebih seimbang.
- Tambahkan dim sum untuk makanan pembuka.
- Pilih nasi atau bihun sesuai jumlah orang.
- Tanyakan harga berdasarkan berat sebelum seafood dimasak.
Cara terakhir cukup penting karena seafood hidup dapat memiliki harga berdasarkan berat. Dengan mengetahui estimasi harga sebelum dimasak, budget makan akan lebih mudah dikontrol.
Untuk rombongan, ruang VIP juga bisa menjadi pilihan. Salah satu ulasan pengunjung menyebut adanya minimum order sekitar Rp800 ribu untuk penggunaan ruang VIP. (Wanderlog)
Pengalaman Makan Seafood di Bandar Lampung
Secara keseluruhan, Live Fish Seafood Chef’s Kitchen menawarkan konsep yang cukup berbeda dibandingkan restoran seafood biasa. Fokusnya berada pada seafood segar dengan berbagai metode masak, kemudian dipadukan dengan hidangan bergaya Chinese dan Hong Kong.
Beberapa menu yang menarik untuk dipertimbangkan antara lain:
| Menu | Karakter |
|---|---|
| Kepiting ala Singapore | Seafood dengan sentuhan Chinese/Singapore |
| Ikan Tim | Ikan kukus dengan rasa lebih ringan |
| Kerang Kepa + Bihun | Seafood dengan bihun |
| Cumi | Pilihan seafood untuk sharing |
| Pangsit Goreng Udang | Dim sum pembuka |
| Siomai | Menu Chinese ringan |
| Tahu Lada Garam | Pendamping |
| Mantau Goreng | Pelengkap makanan |
Kekuatan utama restoran ini berada pada pilihan seafood segar dan variasi cara memasaknya. Pengunjung juga dapat menemukan hidangan yang tidak terlalu umum di rumah makan seafood biasa, seperti ikan tim, kepiting ala Singapore dan kerang kepa dengan bihun. (Wanderlog)
Di sisi lain, waktu pelayanan perlu menjadi pertimbangan ketika restoran sedang penuh. Sejumlah ulasan memberikan pujian terhadap makanan dan kesegaran seafood, tetapi beberapa pengunjung juga mengeluhkan pesanan yang datang cukup lama. (Wanderlog)
Karena itu, Live Fish Seafood Chef’s Kitchen lebih cocok untuk acara makan santai bersama keluarga, teman atau rekan kerja. Kalau sedang mencari seafood segar di Bandar Lampung dan ingin mencoba menu dengan sentuhan Chinese-style, restoran ini cukup menarik untuk dimasukkan ke daftar kuliner.
Baca Juga: Tips Liburan ke Pantai Mutun, Persiapan agar Wisata Pantai Semakin Nyaman dan Menyenangkan