Kalau ingin makan di Bandar Lampung tetapi suasananya tidak terasa seperti sedang berada di tengah kota, Lamban Sabah Resto bisa menjadi pilihan yang menarik. Restoran yang berada di kawasan Way Dadi, Sukarame ini menggabungkan kuliner khas Lampung dengan suasana hijau, persawahan, kolam ikan, dan bangunan bernuansa tradisional.
Nama “Lamban Sabah” sendiri mempunyai kaitan dengan konsep rumah di tengah sawah. Konsep tersebut memang terasa dari lingkungan restorannya yang dibuat dekat dengan alam, lengkap dengan area saung dan pemandangan hijau. (IDN Times Lampung)
Yang membuatnya semakin menarik adalah pilihan makanannya. Lamban Sabah tidak hanya menyediakan menu umum seperti ayam dan ikan bakar, tetapi juga membawa beberapa makanan khas Lampung Barat dan Lampung seperti Pepenyok, Gulai Taboh, pindang, serta berbagai olahan ikan. Bahkan dalam informasi terbaru September 2026, Pepenyok dan Gulai Taboh kembali disebut sebagai bagian penting dari identitas kuliner restoran ini. (Krakatoa)
Alamat, Kontak dan Jam Buka Lamban Sabah
Lamban Sabah berada di Jl. Padat Karya, Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung. Restoran ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 sampai 22.00 WIB. (Restaurant Guru)
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Nama | Lamban Sabah Resto |
| Alamat | Jl. Padat Karya, Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung |
| Telepon | 0812-6888-8124 |
| Jam buka | Setiap hari, 11.00–22.00 WIB |
| Konsep | Restoran khas Lampung & Nusantara |
| Area | Indoor, semi-outdoor, saung |
| Suasana | Alam, persawahan, tradisional |
| Kisaran harga | Sekitar Rp50.000–Rp75.000/orang |
Data bisnis terbaru mencatat Lamban Sabah memperoleh rating 4,7/5 dari lebih dari 1.100 ulasan, dengan jam operasional 11.00–22.00 setiap hari.
Untuk pengunjung yang ingin menikmati suasana lebih tenang, datang siang atau menjelang sore bisa menjadi pilihan. Sedangkan sore hingga malam memberikan suasana berbeda karena area restoran mulai terlihat lebih hangat dengan pencahayaan malam.
Suasana Lamban Sabah Resto
Salah satu alasan orang datang ke Lamban Sabah bukan hanya karena makanannya. Lingkungan restoran memang menjadi bagian penting dari pengalaman.
Makan di Tengah Nuansa Persawahan



Area Lamban Sabah dikelilingi tanaman hijau, kolam ikan, serta pemandangan persawahan. Konsep seperti ini membuat restoran terasa cukup berbeda dibandingkan rumah makan yang berada di tengah kawasan perkotaan. (IDN Times Lampung)
Bangunan dan saungnya juga mengambil inspirasi dari arsitektur tradisional Lampung. Elemen kayu, bambu, dan area terbuka membuat suasananya lebih dekat dengan konsep rumah makan keluarga di pedesaan. (Krakatoa)
Karena area makan cukup luas, Lamban Sabah tidak hanya digunakan untuk makan berdua. Tempat ini juga dapat digunakan untuk makan keluarga, kumpul teman, hingga acara dengan jumlah tamu yang lebih banyak.
Ada pula area bermain anak yang membuat restoran ini cukup ramah untuk keluarga. Beberapa sumber juga mencatat keberadaan fasilitas seperti mushola, parkir luas, dan area outdoor. (Radar Lampung)
Menu Khas Lampung di Lamban Sabah
Kalau datang ke Lamban Sabah, justru sayang kalau hanya memilih menu yang umum. Salah satu daya tarik restoran ini adalah usaha membawa makanan khas Lampung ke meja makan dengan konsep restoran yang lebih modern.
Pepenyok Ikan Khas Lampung Barat



Pepenyok menjadi salah satu menu yang cukup identik dengan Lamban Sabah. Hidangan ini dikenal sebagai kuliner khas Lampung Barat dan dibuat menggunakan ikan dengan bumbu sambal merah yang mempunyai karakter pedas. (IDN Times Lampung)
Variasi yang ditawarkan Lamban Sabah antara lain Pepenyok Ikan Nila Daun Kemangi, Pepenyok Ikan Nila Tempoyak, serta Pepenyok Ikan Patin Daun Jeruk. Kombinasi bahan tersebut membuat satu jenis makanan dapat mempunyai karakter rasa yang berbeda. (IDN Times Lampung)
Pepenyok dengan tempoyak tentu menarik bagi pencinta makanan Lampung karena menghadirkan karakter fermentasi durian yang cukup khas. Sementara versi kemangi atau daun jeruk memberikan aroma yang lebih segar.
Buat pengunjung dari luar Lampung, menu ini justru bisa menjadi salah satu pilihan utama karena memberikan pengalaman mencicipi makanan daerah yang tidak selalu tersedia di restoran umum.
Gulai Taboh dan Hidangan Berkuah
Selain Pepenyok, Gulai Taboh menjadi menu khas lain yang cukup penting di Lamban Sabah. Hidangan ini bahkan sudah menjadi salah satu menu yang diperkenalkan restoran sejak awal kehadirannya.
Gulai Taboh Ikan dan Santan




Gulai Taboh merupakan masakan khas Lampung dengan kuah santan dan berbagai bahan seperti ikan, udang, atau sayuran tertentu. Di Lamban Sabah, menu ini dihadirkan sebagai salah satu representasi makanan tradisional Lampung. (Antara Lampung)
Salah satu versi yang diperkenalkan Lamban Sabah menggunakan ikan asap dengan kuah santan. Rasa gurih dari santan dan rempah membuatnya cocok disantap bersama nasi hangat. (Antara Lampung)
Menu seperti Gulai Taboh menjadi menarik karena tidak sekadar menawarkan rasa, tetapi juga membawa cerita kuliner Lampung. Bagi orang yang baru pertama kali mencoba makanan khas daerah ini, Gulai Taboh bisa menjadi salah satu menu yang layak dicoba.
Kalau datang bersama keluarga, satu porsi Gulai Taboh juga bisa dipesan untuk disantap bersama beberapa lauk lainnya.
Menu Ikan dan Pindang
Selain makanan khas, Lamban Sabah mempunyai cukup banyak pilihan berbahan dasar ikan. Hal ini cukup masuk akal karena ikan menjadi salah satu bahan utama dalam kuliner Lampung.
Baca Juga: Sewa Bus Pariwisata Lampung Murah 2026
Pindang, Ikan Bakar dan Pepenyok






Pilihan ikan di Lamban Sabah dapat menjadi alternatif bagi pengunjung yang tidak ingin makanan berbahan ayam atau daging. Beberapa sumber menyebut pindang patin, ikan bakar, dan berbagai olahan ikan sebagai bagian dari menu yang banyak dicari pengunjung. (Hipwee)
Menariknya, pihak Lamban Sabah pernah menjelaskan bahwa ikan yang digunakan disiapkan dalam kondisi segar, bukan ikan yang telah lama dibekukan. (Antara Lampung)
Untuk makan keluarga, ikan juga cukup praktis karena dapat dipesan satu porsi untuk disantap bersama. Tinggal ditambah nasi, sambal, dan beberapa sayuran sehingga meja makan terasa lebih lengkap.
Kalau ingin rasa yang lebih familiar, ikan bakar bisa menjadi pilihan aman. Tetapi jika ingin mencoba karakter kuliner lokal, pindang atau Pepenyok lebih menarik untuk dipertimbangkan.
Menu Ayam dan Masakan Nusantara
Tidak semua pengunjung datang dengan tujuan mencari makanan khas Lampung. Karena itu, Lamban Sabah juga menyediakan berbagai menu Nusantara yang lebih umum.
Ayam Bakar dan Hidangan Keluarga





Ayam Bakar Lamban Sabah termasuk salah satu menu yang direkomendasikan dalam beberapa daftar kuliner Bandar Lampung. Bumbu yang digunakan membuatnya menjadi pilihan yang lebih familiar bagi pengunjung yang belum terbiasa dengan makanan khas Lampung. (IDN Times)
Selain ayam, restoran ini membawa variasi masakan dari beberapa daerah di Indonesia. Informasi mengenai Lamban Sabah menyebut adanya perpaduan masakan khas Lampung, Sunda, Jawa, dan daerah lainnya. (Wikiwisata)
Konsep menu seperti ini cukup ideal untuk makan bersama keluarga. Misalnya satu orang ingin makanan khas Lampung, sementara anggota keluarga lainnya ingin ayam bakar atau menu Nusantara yang lebih familiar.
Dengan begitu, tidak semua orang harus memesan makanan yang sama.
Minuman dan Teman Makan
Selain makanan utama, pilihan minuman juga menjadi bagian dari pengalaman di Lamban Sabah. Apalagi restoran ini mempunyai suasana alam yang membuat waktu makan dapat berlangsung cukup lama.
Kopi Susu dan Serbat Kweni






Salah satu minuman yang menarik perhatian adalah Serbat Kweni, minuman berbahan buah kweni yang disajikan dingin. Minuman ini disebut dalam informasi terbaru mengenai Lamban Sabah sebagai salah satu pilihan yang dapat melengkapi pengalaman kuliner khas Lampung. (Krakatoa)
Ada pula kopi susu yang dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin minuman lebih familiar. Kopi susu juga cocok diminum setelah makan atau ketika duduk santai menjelang sore.
Bagi pengunjung yang datang bersama keluarga, memesan beberapa jenis minuman sekaligus bisa menjadi cara untuk mencoba karakter yang berbeda. Apalagi makanan Lampung yang kaya rempah cukup menarik jika dipadukan dengan minuman dingin yang menyegarkan.
Harga Menu Lamban Sabah Resto
Harga di Lamban Sabah berada pada kategori menengah hingga menengah atas, terutama jika dibandingkan dengan warung makan biasa. Data restoran terbaru mencatat kisaran sekitar Rp50.000–Rp75.000 per orang, sedangkan sumber lain menempatkan kisaran konsumsi sekitar Rp25.000–Rp75.000 per orang tergantung pilihan menu. (Restaurant Guru)
| Kebutuhan | Perkiraan Budget |
|---|---|
| Makan sederhana | Rp25.000–Rp50.000 |
| Makan + minuman | Rp50.000–Rp75.000 |
| Makan keluarga | Menyesuaikan jumlah lauk |
| Menu premium | Bisa di atas Rp75.000 |
| Paket acara | Tersedia paket khusus |
Harga tentunya dapat berubah mengikuti menu, porsi, serta paket yang sedang ditawarkan restoran.
Lamban Sabah juga pernah menyediakan paket acara seperti Engagement & Birthday Party Rp7.000.000 untuk 50 orang dan paket wedding Rp20.000.000 untuk 150 orang. Paket tersebut mencakup prasmanan dan beberapa fasilitas acara. (IDN Times Lampung)
Untuk makan biasa, tentu tidak perlu menyiapkan budget sebesar itu. Anggaran Rp50.000–Rp75.000 per orang sudah cukup menjadi patokan awal jika ingin makan sekaligus menikmati minuman.
Pengalaman Makan di Lamban Sabah
Lamban Sabah menarik karena menjadikan alam dan budaya Lampung sebagai bagian dari pengalaman makan. Jadi, pengunjung tidak hanya datang untuk memesan makanan lalu pulang.
Pepenyok, Gulai Taboh, pindang, dan olahan ikan menjadi bagian dari identitas kulinernya, sementara suasana persawahan, kolam ikan, taman, dan bangunan bernuansa tradisional memberikan pengalaman yang berbeda. (Antara Lampung)
Tempat ini bisa dipertimbangkan untuk beberapa kebutuhan:
- Makan bersama keluarga dengan pilihan menu yang beragam.
- Mencicipi makanan khas Lampung seperti Pepenyok dan Gulai Taboh.
- Makan siang santai dengan suasana hijau.
- Kumpul bersama teman atau kolega di area yang lebih luas.
- Acara keluarga dan gathering dengan pilihan paket.
- Menikmati suasana sore sambil melihat area persawahan.
- Makan malam dengan suasana restoran yang lebih hangat.
Dengan jam buka 11.00–22.00 setiap hari, Lamban Sabah cukup fleksibel untuk makan siang hingga malam.
Kalau sedang mencari restoran Bandar Lampung yang tidak hanya menawarkan makanan, tetapi juga menghadirkan suasana alam, nuansa tradisional, dan kuliner khas Lampung, Lamban Sabah Resto di Way Dadi menjadi salah satu tempat yang cukup menarik untuk dimasukkan ke daftar kuliner.
Baca Juga: Sewa Alphard Bandar Lampung Murah Harian