Kalau selama ini kuliner Bandar Lampung yang sering dibahas identik dengan pindang, seruit, pempek, atau makanan Padang, ada satu tempat yang menawarkan suasana berbeda: masakan khas Jawa dengan nuansa Jogja.
Namanya Tengkleng Balak Mas Priyo, yang berada di Jl. Pulau Damar No.25, Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung. Data bisnis terbaru mencatat rating 4,9 dari sekitar 1.170 ulasan, dengan kisaran harga sekitar Rp50.000–Rp100.000 per orang.
Konsepnya bukan sekadar rumah makan yang menjual tengkleng. Tempat ini mencoba membawa suasana Jawa ke Bandar Lampung, mulai dari desain pendopo, ornamen kayu, sampai pilihan menu yang cukup banyak.
Jadi kalau sedang mencari tempat makan keluarga yang tidak melulu seafood atau makanan Lampung, Tengkleng Balak Mas Priyo bisa masuk daftar kuliner yang menarik untuk dicoba.




Tengkleng Balak Jadi Menu Utama
Nama restorannya sendiri sudah memberikan petunjuk tentang makanan yang menjadi perhatian utama.
Tengkleng.
Buat yang belum familiar, tengkleng merupakan hidangan berbahan tulang dan bagian kambing yang dimasak menggunakan bumbu rempah. Kuahnya gurih dengan aroma rempah yang cukup kuat.
Di Tengkleng Balak Mas Priyo, pilihan tengkleng tidak hanya satu. Ada tengkleng sapi dan kambing dengan karakter rasa yang berbeda. Liputan IDN Times juga mencatat tengkleng sebagai salah satu menu utama bersama iga bakar, sate klathak, tongseng dan nasi goreng kambing. (IDN Times Lampung)
Yang menarik adalah istilah “Balak”.
Konsep ini menjadi bagian dari identitas tempat makan tersebut, sekaligus membedakannya dari warung tengkleng biasa.
Buat penggemar makanan berkuah dan rempah, tengkleng bisa menjadi pilihan yang cukup berbeda dari menu sehari-hari.





Pilihan Sate Klathak Khas Jogja
Selain tengkleng, ada satu menu yang identik dengan kuliner Jogja: sate klathak.
Sate klathak memiliki ciri khas berupa daging kambing yang ditusuk menggunakan jeruji atau tusuk berbahan logam. Cara ini membuat tampilannya berbeda dari sate kambing pada umumnya.
Menurut liputan IDN Times, Tengkleng Balak Mas Priyo menyediakan sate klathak bersama pilihan sate lainnya seperti sate kemayu, sate bunthel dan sate ati. (IDN Times Lampung)
Buat orang yang belum pernah mencoba sate klathak, ini bisa menjadi kesempatan untuk mencicipi salah satu kuliner khas Jogja tanpa harus pergi ke Yogyakarta.
Apalagi kalau datang bersama beberapa orang.
Satu porsi tengkleng untuk sharing, ditambah sate klathak dan nasi, sudah cukup untuk membuat meja makan terasa penuh.
Tidak Hanya Kambing
Meskipun namanya sangat identik dengan tengkleng, pilihan makanan di sini cukup luas.
Menu yang diberitakan mencakup olahan sapi seperti sop daging, tengkleng sapi, tongseng sapi, iga bakar, iga mercon, gongso sapi dan gulai sapi. (IDN Times Lampung)
Untuk kambing juga cukup banyak.
Ada tengkleng balak kambing, gongso kambing, nasi goreng kambing, kronyos, gulai kambing sampai tongseng kambing. (IDN Times Lampung)
Jadi sebenarnya restoran ini tidak hanya cocok untuk orang yang datang khusus mencari tengkleng.
Kalau satu anggota keluarga suka kambing, yang lain lebih suka sapi, pilihan menunya masih bisa disesuaikan.
Bahkan ada beberapa menu ayam seperti ayam Laos, tongseng ayam dan sate ayam. (IDN Times Lampung)






Iga Bakar untuk Pecinta Daging
Kalau kamu bukan penggemar makanan berkuah, iga bakar bisa menjadi pilihan.
Iga bakar termasuk menu yang disebut dalam liputan mengenai Tengkleng Balak Mas Priyo. Ada juga pilihan iga mercon bagi yang menyukai sensasi pedas. (IDN Times Lampung)
Konsepnya cukup menarik.
Iga yang sudah berbumbu kemudian dipanggang sehingga menghasilkan aroma bakaran yang berbeda dengan sop atau gulai.
Sementara iga mercon ditujukan bagi penggemar makanan dengan rasa pedas.
Kalau datang bersama teman, kombinasi tengkleng dan iga bakar bisa menjadi pilihan yang lebih variatif.
Satu menu berkuah.
Satu lagi menu bakaran.
Lalu tinggal ditambah nasi dan sambal.
Ada Gongso Sapi dan Kambing
Buat yang belum pernah mencoba gongso, menu ini juga menarik.
Gongso merupakan olahan yang memiliki karakter rasa gurih-manis dan kaya bumbu.
Di Tengkleng Balak Mas Priyo tersedia gongso sapi dan gongso kambing. (IDN Times Lampung)
Menu seperti ini cocok buat kamu yang ingin makan daging tetapi tidak ingin berurusan dengan kuah.
Daging, bumbu dan nasi menjadi kombinasi yang cukup sederhana.
Namun justru makanan seperti ini biasanya cocok untuk makan siang atau malam karena rasanya relatif familiar bagi lidah Indonesia.





Oseng Mercon untuk Penggemar Pedas
Kalau kamu tipe orang yang kalau makan harus ada cabai, pilihan menu pedas juga tersedia.
IDN Times mencatat adanya menu seperti Oseng Gesang dan Oseng Sambat yang masuk kategori hidangan pedas. (IDN Times Lampung)
Nama menunya saja sudah terdengar cukup “berani”.
Oseng mercon memang bukan makanan yang ditujukan untuk sekadar menghangatkan badan.
Sensasi pedas menjadi bagian utama.
Buat yang suka pedas, menu seperti ini bisa menjadi teman makan nasi.
Tapi kalau kamu tidak terlalu tahan cabai, sebaiknya tanyakan tingkat kepedasannya sebelum memesan.
Nasi Goreng Kambing Bisa Jadi Alternatif
Tidak semua orang ingin makan tengkleng.
Kadang cuma ingin nasi goreng.
Nah, restoran ini juga menyediakan nasi goreng kambing. Menu tersebut disebut sebagai salah satu pilihan makanan di Tengkleng Balak Mas Priyo. (IDN Times Lampung)
Nasi goreng kambing punya karakter berbeda dibanding nasi goreng ayam biasa.
Aroma daging kambing dan rempah membuat rasanya lebih kuat.
Menu seperti ini juga bisa menjadi pilihan praktis ketika makan bersama teman yang tidak ingin mencoba makanan berkuah.
Satu meja tetap bisa punya pilihan berbeda.






Suasana Pendopo Khas Jawa
Salah satu daya tarik Tengkleng Balak Mas Priyo bukan cuma makanan.
Suasananya juga dibuat membawa nuansa Jawa.
Menurut liputan IDN Times, bangunannya menggunakan konsep pendopo tradisional dengan ornamen kayu dan elemen dekorasi yang terinspirasi dari budaya Jawa. Bahkan para pelayan disebut mengenakan pakaian adat Jawa. (IDN Times Lampung)
Ini yang membuat pengalaman makan terasa berbeda.
Bayangkan masuk ke restoran di Bandar Lampung tetapi suasananya seperti sedang berada di rumah makan Jogja.
Buat makan keluarga, kondisi seperti ini cukup menarik.
Bukan sekadar datang untuk makan.
Tempatnya juga bisa menjadi bagian dari pengalaman kuliner.
Terutama bagi orang yang suka foto-foto atau membuat konten kuliner.
Baca Juga: Sewa Bus Mudik 2026 – Rental Bus Pariwisata Nyaman, Aman & Terpercaya
Cocok untuk Makan Keluarga
Tengkleng Balak Mas Priyo juga beberapa kali disebut sebagai tempat makan keluarga.
Salah satu liputan lokal memasukkannya dalam daftar tempat kuliner keluarga di Bandar Lampung dan menggambarkan restoran ini sebagai tempat dengan cita rasa Jawa yang kuat. (IDN Times Lampung)
Dengan pilihan menu yang cukup banyak, keluarga tidak harus makan menu yang sama.
Ayah bisa memilih tengkleng.
Ibu memilih sop atau gulai.
Anak mungkin lebih nyaman dengan ayam atau sate.
Yang lain bisa mengambil nasi goreng kambing.
Model menu seperti ini membuat restoran cukup fleksibel untuk makan bersama.
Nuansa Jogja di Bandar Lampung
Hal yang paling menarik dari tempat ini adalah bagaimana identitas Jogja dibawa ke Lampung.
Bukan cuma melalui makanan.
Tetapi juga melalui suasana.
Konsep pendopo, ornamen tradisional dan pelayanan dengan nuansa Jawa membuat identitas tersebut terasa cukup kuat. (IDN Times Lampung)
Buat orang yang pernah tinggal atau berkunjung ke Jogja, suasana seperti ini mungkin terasa familiar.
Sementara buat yang belum pernah ke Jogja, restoran ini bisa menjadi salah satu cara menikmati makanan dan atmosfer Jawa tanpa harus keluar dari Bandar Lampung.







Lokasi di Way Dadi Sukarame
Lokasinya berada di Jl. Pulau Damar No.25, Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung. Data bisnis terbaru juga mencatat alamat tersebut dengan nomor telepon +62 859-6600-7800.
Lokasinya berada di kawasan Way Dadi sehingga cukup strategis untuk masyarakat Sukarame dan sekitarnya.
Buat yang datang menggunakan mobil, data ulasan terbaru menunjukkan area parkir menjadi salah satu hal yang cukup diperhatikan pelanggan dan lokasinya berada di akses jalan yang lebih kecil.
Jadi kalau datang pada jam makan ramai, tetap perhatikan kondisi parkir.
Jam Buka Tengkleng Balak Mas Priyo
Data bisnis terbaru mencatat jam operasional berbeda menurut hari.
Senin sampai Kamis tercatat sekitar pukul 11.00–21.30, sedangkan Jumat dan akhir pekan memiliki jam yang lebih panjang. Jumat tercatat mulai sekitar pukul 10.00 sampai 23.00, sementara Sabtu dan Minggu juga tercatat sampai sekitar pukul 23.00.
Sumber lain sebelumnya mencatat restoran buka sekitar pukul 11.00–22.00 dan khusus Jumat mulai pukul 13.00. (IDN Times Lampung)
Karena jam operasional bisa berubah, terutama pada hari Jumat, sebaiknya cek informasi terbaru sebelum berangkat.
Kisaran Harga Makan
Data bisnis saat ini menempatkan kisaran pengeluaran di sekitar Rp50.000–Rp100.000 per orang.
Dengan banyaknya pilihan menu berbahan sapi, kambing, ayam dan sate, total pengeluaran tentu bergantung pada pilihan lauk dan jumlah orang.
Kalau datang sendiri, satu menu utama plus nasi dan minuman tentu berbeda dengan datang berempat lalu memesan beberapa menu untuk sharing.
Jadi lebih aman menganggap kisaran tersebut sebagai gambaran umum, bukan harga pasti setiap menu.
Minuman Khas yang Bisa Dicoba
Selain makanan, Tengkleng Balak Mas Priyo juga menawarkan minuman dengan nuansa tradisional.
IDN Times mencatat beberapa pilihan seperti wedang uwuh, susu jahe, es kuwut, es carica, Seruni dan es teh manis Balak. (IDN Times Lampung)
Wedang uwuh cocok untuk kamu yang ingin minuman hangat dengan aroma rempah.
Sementara es carica bisa menjadi pilihan kalau ingin sesuatu yang lebih segar.
Dengan menu makanan yang cukup berat, minuman tradisional seperti ini menjadi pasangan yang menarik.






Tips Kulineran di Tengkleng Balak
Kalau baru pertama datang, tengkleng bisa menjadi menu untuk mengenal karakter utama restoran.
Kalau ingin mencoba kuliner Jogja yang lebih spesifik, pilih sate klathak.
Kalau datang ramai-ramai, jangan hanya memesan satu jenis makanan. Kombinasikan tengkleng, sate, iga atau tongseng supaya semua bisa mencicipi.
Untuk penggemar pedas, tanyakan pilihan oseng mercon.
Kalau tidak terlalu suka kambing, masih ada pilihan sapi dan ayam.
Datang bersama keluarga juga cukup masuk akal karena pilihan menunya luas.
Dan kalau menggunakan mobil, perhatikan kondisi parkir karena area sekitar restoran berada di jalan yang lebih kecil.
FAQ Tengkleng Balak Mas Priyo
Tengkleng Balak Mas Priyo berada di mana?
Restoran ini berada di Jl. Pulau Damar No.25, Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung.
Apa menu andalan di sini?
Menu utamanya adalah tengkleng, dengan pilihan olahan sapi dan kambing. Selain itu tersedia sate klathak, tongseng, iga bakar, nasi goreng kambing dan berbagai menu Jawa lainnya. (IDN Times Lampung)
Apakah ada sate klathak?
Ada. Sate klathak termasuk salah satu menu khas Jogja yang tersedia di Tengkleng Balak Mas Priyo. (IDN Times Lampung)
Apakah ada makanan selain kambing?
Ada. Pilihannya mencakup sapi dan ayam, termasuk sop daging, iga bakar, tongseng sapi, gongso sapi, ayam Laos, tongseng ayam dan sate ayam. (IDN Times Lampung)
Apakah tersedia makanan pedas?
Ada. Beberapa pilihan seperti iga mercon dan oseng mercon ditujukan untuk pencinta makanan pedas. (IDN Times Lampung)
Apakah cocok untuk keluarga?
Tempat ini juga dikenal sebagai salah satu pilihan kuliner keluarga di Bandar Lampung, dengan pilihan menu dan suasana bernuansa Jawa. (IDN Times Lampung)
Berapa kisaran harga makan?
Data bisnis terbaru mencantumkan kisaran sekitar Rp50.000–Rp100.000 per orang.
Apakah suasananya seperti restoran Jogja?
Konsepnya memang dibuat dengan nuansa Jawa, termasuk pendopo tradisional, ornamen kayu dan elemen budaya Jawa. (IDN Times Lampung)
Apakah buka malam?
Ya. Data terbaru mencatat operasional sampai malam, dengan Jumat dan akhir pekan tercatat sampai sekitar pukul 23.00.
Apakah ada minuman tradisional?
Ada beberapa pilihan seperti wedang uwuh, susu jahe dan es carica. (IDN Times Lampung)
Pada akhirnya, Tengkleng Balak Mas Priyo menawarkan sesuatu yang cukup berbeda di tengah banyaknya pilihan kuliner Bandar Lampung. Bukan cuma soal tengkleng, tetapi juga pengalaman menikmati makanan Jawa dengan suasana pendopo yang membawa nuansa Jogja.
Buat pencinta kambing, ada tengkleng, sate klathak, tongseng dan gulai. Buat yang lebih suka sapi tersedia iga dan gongso. Sementara yang datang bersama keluarga tetap punya pilihan ayam dan menu lainnya.
Jadi kalau daftar kuliner Bandar Lampung kamu mulai terasa “itu-itu lagi”, tempat bernuansa Jogja seperti ini bisa menjadi variasi yang menarik.
Baca Juga: Sewa Bus Lampung Jakarta 30 Seat