Kalau sebelumnya kita sudah membahas restoran dengan konsep heritage dan rooftop di tengah kota, kali ini kita geser sedikit ke kawasan perbukitan. Ada PARADUTA HILL, tempat kuliner di Jalan Panorama, Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampung yang menggabungkan restoran, cafe, panorama perbukitan, area santai dan suasana city light pada malam hari.
Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung memasukkan Paraduta Hill sebagai salah satu destinasi kuliner kota. Lokasinya berada di atas bukit sehingga daya tariknya bukan cuma makanan, tetapi juga suasana dan pemandangan. (dispar.bandarlampungkota.go.id)





Paraduta Hill Bandar Lampung Ada di Mana?
Paraduta Hill berada di Jalan Panorama, Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Nomor kontak yang tercantum pada halaman Dinas Pariwisata adalah 0887-0704-8192. (dispar.bandarlampungkota.go.id)
Karena berada di kawasan perbukitan Kemiling, suasananya cukup berbeda dibanding restoran yang berada di pusat kota. Udara dan panorama menjadi bagian dari pengalaman ketika datang.
Data bisnis terbaru mencantumkan jam operasional sekitar pukul 11.00–21.00 pada hari biasa dan sampai 22.00 pada Jumat, Sabtu, serta Minggu. Karena jam operasional dapat berubah, sebaiknya tetap konfirmasi sebelum berangkat.
Konsep Cafe di Atas Bukit
Daya tarik utama Paraduta Hill adalah konsepnya yang memanfaatkan lokasi di atas bukit. Pengunjung dapat menikmati panorama pegunungan, kawasan hijau dan pemandangan kota ketika malam hari.
Dinas Pariwisata menyebut adanya tenda-tenda kerucut transparan yang menjadi salah satu elemen khas tempat ini. Selain berfungsi sebagai area bersantai, bentuknya juga membuat lokasi tersebut cukup menarik untuk foto-foto. (dispar.bandarlampungkota.go.id)
Jadi kalau biasanya cafe identik dengan ruangan indoor ber-AC, Paraduta Hill menawarkan pengalaman yang lebih terbuka.
Datang sore bisa menikmati suasana bukit.
Menjelang malam bisa melihat perubahan langit.
Setelah gelap, pemandangan kota mulai berubah menjadi city light.





Makan Sambil Menikmati City Light
Buat sebagian orang, daya tarik tempat makan bukan hanya soal menu. Suasana ketika makan juga menjadi alasan untuk datang.
Paraduta Hill cukup kuat di bagian tersebut.
Posisinya yang berada di atas bukit membuat pengunjung bisa melihat panorama kawasan sekitar. Dinas Pariwisata menyebut pemandangan kota saat malam hari sebagai salah satu fasilitas yang ditawarkan. (dispar.bandarlampungkota.go.id)
Itulah kenapa waktu sore sampai malam menjadi salah satu periode yang menarik untuk mengunjungi tempat ini.
Kalau datang terlalu malam, kamu memang mendapatkan city light, tetapi kehilangan kesempatan melihat suasana sebelum matahari terbenam.
Menu Paraduta Hill Cukup Beragam
Jangan mengira karena tempatnya berada di bukit maka pilihan makanannya hanya kopi dan gorengan.
Daftar menu yang pernah dipublikasikan menunjukkan pilihan makanan yang cukup luas. Ada makanan ringan, makanan Indonesia, seafood, menu ayam, ikan, nasi goreng, mie, sampai makanan bergaya cafe. (jajandolan.com)
Beberapa menu yang tercantum antara lain pempek campur, tekwan model, kapal selam, dimsum, sate taichan, ayam penyet, ayam geprek, ayam kampung, bebek, pindang patin, pindang baung, ikan nila, gurame, nasi goreng, kwetiau dan berbagai pilihan lainnya. (jajandolan.com)
Dengan pilihan seperti itu, pengunjung tidak terlalu sulit mencari makanan sesuai selera.





Pempek dan Kuliner Lampung
Salah satu hal yang cukup menarik dari menu Paraduta Hill adalah adanya makanan yang dekat dengan karakter kuliner Sumatera bagian selatan.
Pempek campur, tekwan, model dan kapal selam tercantum dalam daftar menu yang pernah dipublikasikan. (jajandolan.com)
Buat pengunjung dari luar Bandar Lampung, pilihan seperti ini bisa menjadi alternatif ketika ingin menikmati makanan khas kawasan Sumatera sambil mendapatkan suasana bukit.
Kalau datang bersama teman yang seleranya berbeda, kamu juga tidak harus terpaku pada satu jenis makanan karena menu lainnya cukup banyak.
Pindang Patin dan Pindang Baung
Karakter Lampung semakin terasa dari pilihan pindang.
Pindang patin dan pindang baung pernah tercantum sebagai menu Paraduta Hill. Pindang sendiri merupakan salah satu jenis masakan berkuah yang cukup populer di Lampung dan wilayah Sumatera Selatan. (jajandolan.com)
Untuk wisata kuliner, menu seperti ini menarik karena pengunjung tidak hanya mendapatkan tempat dengan pemandangan, tetapi juga pilihan makanan yang masih berkaitan dengan kuliner daerah.
Kalau kamu suka makanan berkuah dan rempah, pindang bisa menjadi salah satu pilihan ketika datang.
Ada Pilihan Ayam dan Bebek
Buat yang tidak terlalu suka ikan, tersedia juga menu ayam dan bebek.
Daftar menu yang dipublikasikan mencantumkan Ayam Boiler Bakar/Goreng, Ayam Penyet, Ayam Geprek, Ayam Kampung Goreng/Bakar dan Bebek Goreng/Bakar. (jajandolan.com)
Pilihan ini cukup aman untuk makan keluarga karena hampir selalu ada anggota keluarga yang lebih suka ayam dibanding seafood atau ikan.
Untuk makan rame-rame, menu ayam dan ikan juga bisa dikombinasikan agar meja makan tidak hanya berisi satu jenis lauk.
Ada Seafood dan Gurame
Selain pindang, menu ikan lainnya juga tersedia.
Daftar lama yang dipublikasikan mencantumkan ikan nila bakar/goreng, ikan gurame bakar/goreng serta udang goreng tepung. (jajandolan.com)
Gurame biasanya cocok untuk makan bersama karena satu ekor bisa dibagi beberapa orang.
Misalnya satu meja memesan gurame, ayam kampung, cah kangkung dan nasi. Pola seperti ini cukup cocok untuk keluarga yang datang bersama.




Camilan untuk Nongkrong
Paraduta Hill juga bukan hanya tempat makan besar.
Ada sejumlah makanan ringan seperti kentang goreng, onion ring, sate obong, mix platter, sate taichan, dimsum dan ceker mercon. (jajandolan.com)
Ini membuat konsepnya cukup fleksibel.
Baca Juga: Sewa Bus Lampung Krakatau Paket Wisata Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sebesi
Kalau datang sore bersama teman, tidak harus langsung pesan makanan berat. Bisa mulai dengan camilan dan minuman sambil menikmati pemandangan.
Kalau ternyata lapar, baru dilanjutkan dengan makanan utama.
Kisaran Harga Menu
Data menu yang tersedia secara online mencantumkan harga yang relatif beragam. Karena daftar tersebut merupakan data lama, gunakan sebagai gambaran saja dan bukan patokan harga terbaru.
| Menu | Harga yang pernah tercantum |
|---|---|
| Kentang Goreng | Rp20.000 |
| Onion Ring | Rp20.000 |
| Sate Obong | Rp20.000 |
| Mix Platter | Rp25.000 |
| Sate Taichan | Rp35.000 |
| Pempek Campur | Rp25.000 |
| Tekwan Model | Rp25.000 |
| Kapal Selam | Rp25.000 |
| Rujak Tahu | Rp25.000 |
| Dimsum | Rp25.000 |
| Ceker Mercon | Rp20.000 |
| Ayam Penyet | Rp16.000 |
| Ayam Geprek | Rp16.000 |
| Bebek Goreng/Bakar | Rp26.000 |
| Pindang Patin | Rp16.000 |
| Pindang Baung | Rp30.000 |
| Ikan Nila | Rp16.000 |
| Udang Goreng Tepung | Rp25.000 |
| Nasi Goreng Spesial | Rp35.000 |
Harga tersebut berasal dari daftar menu yang dipublikasikan sebelumnya, sehingga sangat mungkin sudah berubah. Untuk harga Oktober 2026, sebaiknya tanyakan langsung sebelum memesan. (jajandolan.com)
Cocok untuk Anak Muda
Kalau melihat konsep tempatnya, Paraduta Hill cukup cocok untuk target anak muda yang mencari tempat nongkrong dengan suasana berbeda.
Alasannya sederhana: ada pemandangan, area foto, tempat duduk outdoor, makanan ringan, makanan berat dan live music yang pernah menjadi bagian dari fasilitas tempat tersebut. (dispar.bandarlampungkota.go.id)
Jadi bukan sekadar datang, makan, kemudian pulang.
Pengunjung bisa duduk lebih lama sambil ngobrol dan menikmati suasana.





Cocok untuk Keluarga Juga
Walaupun konsepnya cukup Instagramable, bukan berarti Paraduta Hill hanya cocok untuk anak muda.
Pilihan makanan seperti ayam, ikan, pindang, nasi goreng dan berbagai menu lainnya membuatnya cukup fleksibel untuk keluarga.
Orang tua bisa menikmati makanan berat, anak-anak bisa memilih menu yang lebih sederhana, sementara keluarga bisa duduk bersama menikmati panorama.
Yang perlu diperhatikan adalah karakter lokasi yang berada di bukit. Kalau membawa anak kecil, tetap perhatikan posisi tempat duduk dan area terbuka.
Live Music Menambah Suasana
Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung mencantumkan live music sebagai salah satu fasilitas Paraduta Hill. (dispar.bandarlampungkota.go.id)
Ini tentu menjadi nilai tambahan untuk pengunjung yang memang suka nongkrong sambil mendengarkan musik.
Tetapi jadwal pertunjukan dapat berubah. Jadi kalau tujuan utama kamu adalah datang ketika ada live music, sebaiknya cek jadwal melalui kanal resmi atau menghubungi tempatnya terlebih dahulu.
Waktu Terbaik Berkunjung
Kalau ingin mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap, datang sekitar sore hari bisa menjadi pilihan.
Kamu bisa menikmati suasana kawasan ketika masih terang, kemudian melihat perubahan warna langit menjelang matahari terbenam.
Setelah malam, panorama kota mulai berubah menjadi city light.
Dinas Pariwisata memang menyebut pemandangan kota malam hari sebagai salah satu daya tarik Paraduta Hill. (dispar.bandarlampungkota.go.id)
Kalau datang hanya untuk makan siang, tentu tetap bisa. Tetapi kamu mungkin tidak mendapatkan pengalaman visual yang menjadi salah satu alasan orang berkunjung ke tempat ini.
Paraduta Hill untuk Foto-Foto
Desain tenda kerucut transparan menjadi salah satu elemen yang cukup mudah dikenali dari Paraduta Hill.
Selain itu, kawasan bukit dan panorama alam memberikan latar yang berbeda dibanding cafe di tengah kota.
Kalau kamu membuat konten kuliner, tempat seperti ini juga cukup potensial karena materi visualnya tidak hanya berupa foto makanan.
Kamu bisa mengambil footage perjalanan menuju lokasi, suasana bukit, area tempat duduk, proses menikmati makanan sampai city light ketika malam.
Jadi kontennya bisa dibuat lebih lengkap.
Tips Sebelum Datang
Pertama, cek cuaca. Karena sebagian daya tarik Paraduta Hill berasal dari area outdoor dan pemandangan, hujan atau kabut tentu bisa mengubah pengalaman.
Kedua, kalau ingin mengejar sunset dan city light, datang lebih awal. Jangan datang ketika hari sudah gelap karena kamu kehilangan suasana sore.
Ketiga, konfirmasi jam operasional dan live music karena informasi online dapat berubah.
Keempat, kalau datang bersama keluarga besar, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu posisi tempat duduk dan kapasitas area yang tersedia.
Dan terakhir, jangan hanya mengandalkan harga menu lama di internet. Daftar menu yang beredar online berasal dari periode sebelumnya dan harga dapat berubah.
Kesimpulan
Paraduta Hill menawarkan konsep kuliner yang berbeda dari restoran biasa di pusat Bandar Lampung. Lokasinya berada di kawasan Sumber Agung, Kemiling, dengan posisi di atas bukit sehingga pengunjung bisa menikmati panorama alam dan city light pada malam hari. (dispar.bandarlampungkota.go.id)
Pilihan makanannya cukup beragam, mulai dari pempek, tekwan, model dan kapal selam hingga ayam, bebek, pindang, ikan, seafood, nasi goreng, mie dan berbagai camilan. (jajandolan.com)
Dengan konsep bukit, tenda transparan, area outdoor dan live music, Paraduta Hill lebih cocok diposisikan sebagai tempat makan sekaligus nongkrong dan menikmati pemandangan Bandar Lampung.
FAQ Paraduta Hill Bandar Lampung
Paraduta Hill berada di mana?
Paraduta Hill berada di Jalan Panorama, Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. (dispar.bandarlampungkota.go.id)
Apa yang menarik dari Paraduta Hill?
Daya tariknya antara lain lokasi di atas bukit, panorama alam, city light, tenda kerucut transparan, area bersantai dan live music. (dispar.bandarlampungkota.go.id)
Apa makanan yang tersedia?
Ada pempek, model, tekwan, ayam, bebek, pindang patin, pindang baung, ikan bakar/goreng, nasi goreng, mie, dimsum dan berbagai camilan. (jajandolan.com)
Apakah cocok untuk nongkrong malam?
Ya. Salah satu daya tarik tempat ini adalah panorama city light dari kawasan bukit, ditambah area nongkrong dan live music. (dispar.bandarlampungkota.go.id)
Berapa harga makanan di Paraduta Hill?
Daftar harga lama yang tersedia online menunjukkan banyak menu berada pada kisaran Rp15.000–Rp35.000, tetapi harga terbaru perlu dikonfirmasi langsung karena dapat berubah. (jajandolan.com)
Baca Juga: Sewa Bus Pariwisata Pringsewu Lampung Untuk Perjalanan Rombongan Nyaman