Lompat ke konten

Ulasan Menu dan Harga Cikwo Kuliner Lampung

  • oleh

Kalau ingin mencari tempat makan yang benar-benar fokus mengenalkan kuliner khas Lampung, Cikwo Kuliner Khas Lampung menjadi salah satu nama yang menarik untuk dimasukkan ke daftar. Rumah makan ini sudah hadir di Bandar Lampung sejak 2015 dengan tujuan memperkenalkan makanan tradisional Lampung kepada masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah. (Cik Wok Kuliner Lampung)

Berbeda dari restoran yang hanya menyediakan satu atau dua makanan daerah, Cikwo justru membawa cukup banyak hidangan tradisional. Ada Gulai Taboh, Taboh Iwa Tapa, Seruit, Pandap, Pekasom, Sambol Halipu, Sup Iwa Tuhuk, Pekhos Pati, hingga berbagai olahan ikan lainnya. (RRI)

Lokasinya berada di kawasan Jalan Ki Maja, Sepang Jaya, Labuhan Ratu, tidak jauh dari kawasan flyover. Data bisnis terbaru mencatat Cikwo memiliki rating sekitar 4,6/5 dari lebih dari 700 ulasan dan buka setiap hari pukul 10.00–22.00.

Alamat, Kontak dan Jam Buka Cikwo

Cikwo Kuliner Khas Lampung berada di kawasan Jl. Ki Maja, Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Lokasinya berada di area Kimaja Icon, di samping Indomaret dan sekitar 50 meter sebelum flyover.

InformasiDetail
NamaCikwo Kuliner Khas Lampung
AlamatJl. Ki Maja, Sepang Jaya, Labuhan Ratu
PatokanKimaja Icon, dekat flyover
Telepon0821-8382-9538
Jam buka10.00–22.00 WIB
KonsepKuliner khas Lampung
Menu utamaSeruit, Gulai Taboh, Iwa Tapa, ikan, makanan tradisional
Kisaran hargaSekitar Rp25.000–Rp50.000/orang
Rating4,6/5

Jam operasional terbaru menunjukkan Cikwo buka setiap hari dari pukul 10.00 sampai 22.00.

Buat yang ingin makan siang, waktunya cukup ideal karena beberapa menu tradisional memang membutuhkan proses memasak yang lebih panjang. Cikwo juga menerima kebutuhan nasi kotak dan makanan untuk acara tertentu. Informasi lama mengenai operasionalnya juga menunjukkan restoran ini memang menyasar makan siang sampai malam. (kumparan)

Suasana Cikwo Kuliner Khas Lampung

Cikwo tidak hanya menjual makanan, tetapi juga berusaha membawa nuansa Lampung ke dalam tempat makannya. Ornamen dan berbagai perlengkapan tradisional digunakan untuk memperkuat identitas restoran.

Nuansa Lampung yang Terasa Sejak Masuk

Image
Image

Bagian interior Cikwo menggunakan berbagai ornamen yang berkaitan dengan budaya Lampung. Beberapa perlengkapan tradisional bahkan didatangkan dari wilayah Lampung Barat untuk memberikan suasana lokal yang lebih kuat. (Gaya Hidup RRI)

Menurut ulasan pengunjung, tempatnya dari depan memang terlihat tidak terlalu besar, tetapi area bagian dalam ternyata cukup luas. Terdapat area ber-AC serta area untuk pengunjung yang merokok. (Wanderlog)

Konsep seperti ini membuat Cikwo cukup menarik untuk wisatawan yang ingin mencoba makanan Lampung sekaligus mendapatkan gambaran mengenai budaya lokal.

Bagi masyarakat Bandar Lampung sendiri, tempat ini bisa menjadi pilihan ketika ingin mengajak teman atau keluarga dari luar daerah untuk mencicipi makanan khas Lampung dalam satu kunjungan.

Menu Gulai Taboh Cikwo

Salah satu menu yang paling layak dicari ketika datang ke Cikwo adalah Gulai Taboh. Hidangan ini termasuk makanan khas Lampung yang mulai cukup sulit ditemukan dalam bentuk restoran modern.

Gulai Taboh Iwa Tapa

Image
Image
Image
Image
Image

Cikwo dikenal dengan Gulai Taboh Iwa Tapa, yaitu gulai dengan ikan asap khas Lampung. Proses pengolahan Iwa Tapa sendiri cukup panjang karena ikan diasap menggunakan asap sabut kelapa selama beberapa jam. (RRI)

Dalam informasi kuliner terbaru, Gulai Taboh Cikwo disebut menggunakan pilihan ikan nila asap dan blue marlin. Satu porsi gulai taboh lengkap tersebut berada di kisaran Rp30.000–Rp33.000. (Dailymotion)

Kuah santan dan rempah memberikan rasa gurih, sementara ikan asap menghasilkan aroma yang jauh lebih kuat dibandingkan ikan segar biasa.

Buat yang baru pertama kali mencoba makanan khas Lampung, Gulai Taboh Iwa Tapa menjadi salah satu menu yang paling menarik karena langsung memperlihatkan karakter kuliner pesisir Lampung.

Seruit dan Olahan Ikan

Selain Gulai Taboh, Cikwo juga mempunyai Seruit, makanan yang sangat lekat dengan tradisi kuliner Lampung. Bahan dasarnya menggunakan ikan yang kemudian dipadukan dengan sambal dan bahan pelengkap tertentu.

Seruit Lampung dengan Ikan

Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Seruit di Cikwo dapat menggunakan ikan air tawar yang diolah dengan cara dibakar, dipindang, atau dipepes. Ikan kemudian dicampurkan dengan sambal terasi atau tempoyak serta berbagai lalapan. (IDN Times Lampung)

Dalam tradisi makan Lampung, seruit juga menarik karena biasanya tidak hanya disantap sendirian. Hidangan ini lebih terasa sebagai makanan untuk dinikmati bersama-sama.

Cikwo juga dikenal menyajikan seruit menggunakan ikan nila bakar. Menu tersebut bisa menjadi pilihan untuk makan keluarga karena porsinya dapat dinikmati bersama dengan nasi dan berbagai pelengkap.

Harga paket seruit yang pernah dipublikasikan berada di sekitar Rp55.000, meskipun harga dapat berubah mengikuti jenis ikan dan paket yang tersedia. (IDN Times Lampung)

Kalau ingin mencoba makanan Lampung yang mempunyai unsur tradisi paling kuat, seruit termasuk menu yang sebaiknya tidak dilewatkan.

Menu Iwa Tapa dan Pandap

Cikwo tidak berhenti pada makanan yang sudah cukup populer seperti seruit dan gulai taboh. Ada pula beberapa menu yang mungkin masih asing bagi pengunjung dari luar Lampung.

Pandap, Pekasom dan Iwa Tapa

Image
Image
Image

Pandap merupakan salah satu makanan tradisional Lampung yang tersedia di Cikwo. Selain itu, terdapat Pekasom serta berbagai olahan Iwa Tapa. Menu-menu tersebut menjadi bagian dari usaha Cikwo dalam mempertahankan makanan tradisional yang mulai jarang ditemukan di restoran umum. (RRI)

Iwa Tapa sendiri merupakan ikan yang diasap sehingga mempunyai aroma khas. Cikwo bahkan membuat sendiri sebagian produksi Iwa Tapa di Bandar Lampung untuk menjaga ketersediaan bahan. (RRI)

Buat wisatawan, menu seperti ini justru menjadi kesempatan untuk mencoba makanan yang lebih lokal. Rasanya mungkin tidak langsung familiar seperti ayam goreng atau nasi goreng, tetapi pengalaman kulinernya jauh lebih khas.

Kalau datang bersama orang yang memang ingin mengenal kuliner Lampung, memesan beberapa menu tradisional untuk sharing bisa menjadi pilihan yang lebih menarik.

Sambol Halipu dan Menu Tradisional

Salah satu menu yang cukup unik adalah Sambol Halipu. Hidangan ini menggunakan halipu atau keong sawah sebagai bahan utama.

Halipu dengan Sambal Khas Lampung

Image
Image
Image

Halipu menjadi salah satu makanan yang cukup sulit ditemukan di restoran biasa. Cikwo mendapatkan bahan tersebut dari petani yang sudah bekerja sama dengan restoran. (RRI)

Dalam pemberitaan mengenai Cikwo, Sambol Halipu disebut sebagai salah satu menu yang banyak dicari, bersama Taboh Iwa Tapa dan berbagai olahan ikan marlin. (kumparan)

Karakter hidangannya tentu berbeda dengan lauk ikan atau ayam. Tekstur halipu menjadi bagian utama pengalaman makan, sementara sambal memberikan rasa yang lebih kuat.

Bagi yang ingin mencoba makanan tradisional Lampung yang benar-benar berbeda, Sambol Halipu dapat menjadi salah satu menu yang menarik untuk dipesan.

Sup Iwa Tuhuk dan Olahan Ikan

Cikwo juga memiliki pilihan hidangan ikan lainnya. Salah satunya adalah Sup Iwa Tuhuk, yang menggunakan ikan khas wilayah pesisir.

Sup Ikan Tuhuk

Image
Image
Image

Sup Iwa Tuhuk termasuk dalam daftar menu khas yang ditampilkan Cikwo. Selain itu, website resmi Cikwo juga menempatkan Nila Bakar, Pisro Nila Bakar, dan Sup Tuhuk sebagai beberapa hidangan favorit. (Cik Wok Kuliner Lampung)

Pilihan menu ikan seperti ini menjadi cukup masuk akal karena karakter Cikwo memang sangat kuat pada makanan pesisir Lampung. Bahkan dalam pemberitaan mengenai restoran tersebut, olahan ikan disebut menjadi bagian dominan dari menu. (IDN Times Lampung)

Buat pengunjung yang tidak terlalu menyukai santan, sup ikan dapat menjadi alternatif yang lebih ringan. Sementara Nila Bakar bisa dipilih jika ingin rasa ikan yang lebih familiar.

Minuman Khas Cikwo

Setelah makan makanan Lampung yang kaya rempah, Cikwo juga mempunyai minuman tradisional yang menarik untuk dicoba.

Sekhabbat Kweni dan Kopi Robusta

Image
Image
Image
Image
Image

Salah satu minuman khas yang tersedia adalah Sekhabbat Kweni, minuman berbahan mangga kweni, biji selasih, dan gula aren. Aroma mangga kweni yang kuat membuat minuman ini mempunyai karakter yang berbeda dari jus buah biasa. (IDN Times Lampung)

Cikwo juga menyediakan kopi robusta Lampung, sehingga identitas lokal tidak hanya muncul melalui makanan, tetapi juga melalui minumannya. (IDN Times Lampung)

Website resmi Cikwo juga memasukkan Mangga Nyambai dan Setup Ganding dalam jajaran minuman yang ditampilkan, selain kopi dan minuman Lampung lainnya. (Cik Wok Kuliner Lampung)

Buat kunjungan pertama, Sekhabbat Kweni bisa menjadi pilihan yang menarik karena memberikan pengalaman rasa yang cukup berbeda. Setelah makanan pedas dan gurih, minuman berbasis buah kweni juga terasa lebih menyegarkan.

Harga Menu Cikwo Kuliner Lampung

Harga Cikwo berada pada kategori yang cukup terjangkau untuk restoran yang fokus membawa makanan tradisional. Data bisnis terbaru menempatkannya pada kisaran Rp25.000–Rp50.000 per orang.

Sementara informasi yang dipublikasikan sebelumnya menyebut harga makanan Cikwo mulai sekitar Rp15.000, minuman mulai Rp10.000, dan paket seruit sekitar Rp55.000. (IDN Times Lampung)

Jenis MenuPerkiraan Harga
Makanan tradisionalMulai ±Rp15.000
Gulai TabohSekitar Rp30.000–Rp33.000
Paket SeruitSekitar Rp55.000
MinumanMulai ±Rp10.000
Kopi RobustaMenyesuaikan menu
Menu ikanTergantung jenis dan porsi

Harga dapat berubah mengikuti jenis ikan, ukuran porsi, menu terbaru, maupun paket yang tersedia.

Untuk makan biasa, budget Rp25.000–Rp50.000 per orang masih cukup realistis. Jika memilih paket seruit atau memesan beberapa lauk untuk disantap bersama, tentu totalnya akan menyesuaikan.

Pengalaman Makan di Cikwo Kuliner Khas Lampung

Cikwo mempunyai daya tarik yang cukup berbeda dibandingkan restoran Bandar Lampung lainnya. Fokusnya bukan sekadar menjual makanan yang enak, tetapi juga mempertahankan makanan tradisional Lampung yang semakin jarang ditemui.

Restoran ini telah hadir sejak 2015 dengan tujuan agar masyarakat maupun wisatawan dapat menemukan makanan khas Lampung dalam satu tempat. (Cik Wok Kuliner Lampung)

Beberapa menu yang layak dipertimbangkan ketika pertama kali datang antara lain:

  1. Gulai Taboh Iwa Tapa untuk mencicipi makanan khas Lampung Pesisir.
  2. Seruit Lampung untuk pengalaman makan tradisional.
  3. Taboh Iwa Tapa bagi pencinta ikan asap.
  4. Pandap untuk mencoba makanan tradisional yang berbeda.
  5. Sambol Halipu bagi yang ingin mencicipi olahan keong sawah.
  6. Sup Iwa Tuhuk untuk pilihan ikan berkuah.
  7. Nila Bakar atau Pisro Nila Bakar untuk rasa yang lebih familiar.
  8. Sekhabbat Kweni sebagai minuman khas.
  9. Kopi Robusta Lampung untuk menutup sesi makan.

Dengan jam buka 10.00–22.00 setiap hari, Cikwo cukup fleksibel untuk makan siang maupun makan malam.

Kalau ingin mencari tempat makan di Bandar Lampung yang benar-benar mengangkat kuliner khas Lampung, Cikwo Kuliner Khas Lampung menjadi salah satu pilihan yang menarik. Bukan hanya karena ada seruit dan gulai taboh, tetapi karena pengunjung juga bisa menemukan menu yang lebih jarang seperti Iwa Tapa, Pandap, Pekasom, Sambol Halipu, dan Sup Iwa Tuhuk dalam satu tempat.